Selasa, 07 April 2009

Ngedumel

Bercanda dengan Taubat

Sesekali dalam hidupku…
Ketika aku sedang terjebak..
Dalam kehidupan yang membahagiakan
Dengan manisnya kasih sayang ular bertaring
Bisanya seperti manisan Candu
Dia tenang…
Dia lembut…
Belaiannya melenakan
Yang sangat sayang kalau orang menyiakan…
Saat itu aku mencicipi manisnya candu
Ketagihan…
Aku mabuk…
Padahal aku masih sadar bahwa aku sedang memakan candu
Tapi aku masih sadar…
Entah apa yang menyadarkanku
Tapi aku masih mabuk
Dan aku bercanda dengan taubat
Taubat…
Ingin kembali kepada Allah…
Menempuh jalan yang lurus…
Tapi….
Aku tidak sanggup mengelak..
Manisan candu ditambah dosisnya
Sudahlah…
Aku menyerah…
Aku gak sanggup menyiakan hidanganmu…
Aku semakin terbang tinggi
Padahal aku masih sadar…
Aku tahu aku gak punya sayap…
Padahal aku sadar…
Tanganku bukan sayapku…
Akhirnya aku terjerembab dalam setelah terbang tinggi tanpa sayap..
Jatuh..
Terkubur oleh fitnah yang bertambah,…
Tidak ada kawan yang membelaku
Aku masih sadar…
Jangan bercanda dengan Taubat.

Tidak ada komentar: