Setiap kejadian yang telah lewat anggaplah sudah sempurna. Jangan pernah berpikir bahwa seharusnya begini seharusnya begitu. Kekecewaan terjadi hanya karena kita menetapkan kriteria. Coba Anda bayangkan jika kenyataan tidak sesuai dengan kriteria, maka kekecewaanlah yang terjadi.
Ketika teman yang diharapkan seharusnya membela Anda, ketika anda sedang bermasalah tiba-tiba dia harus berseberangan dengan anda. Atau malah menyalahkan anda dengan menganggap oknum atau sebutan yang identik dengan kriminal lainnya, maka inilah ajang melatih keikhlasan. Ketika teman yang diharapkan bisa dengan bijak bertindak sesuai semboyannya “ PROFESIONAL”ternyata malah menikam anda dari belakang. Ketika teman yang selalu mengajarkan idealisme justru menyuruh anda untuk berbuat curang melacurkan profesi anda, maka inilah ujian keikhlasan. Keimanan anda kepada QADA Allah tengah diuji, maka hanya keikhlasan yang menguatkan anda untuk tetap berdiri kokoh.
Ketika pengorbanan disepelekan. Ketika perjuangan yang selama ini tidak dianggap. Dan ketika setiap kesempatan yang ada selalu dikemudiankan. Maka hanya keikhlasan yang menjadi kekuatan.
Mungkin anda ingin menasihati teman anda. Tetapi yang anda hadapi justru teman anda semakin menunjukkan keangkuhannya. Anda ingin membalas, anda ingin teriak atau memaki teman anda. Keikhlasanlah yang menahan anda melakukan itu semua.
Dunia ini adalah tempat beramal, bukan tempat mengadili setiap kejadian yang berbeda dengan criteria yang kita pahami. Majelis hisab terjadi nanti dan hari itu pasti datangnya.

2 komentar:
Asslm..
P,knp dhpz?mw dgnti y?lun dkung.tp yg sru y n hati2..
SMANGAT..
Ikhlas..
Sbuah kt sdrhna namun sulit dterapkn.. Keep smile.. :p
nanti tunggu aja
Posting Komentar